Wujudkan Infrastruktur dan Kesejahteraan, Desa Sawang Laut Garap Pembangunan TPT Melalui Program Padat Karya Tunai

Oleh

admin

Karimun, Kundur Barat – Pemerintah Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, bergerak cepat dalam merealisasikan program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2025 dengan melaksanakan proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan penimbunan. Pembangunan infrastruktur penting ini dikerjakan melalui skema Padat Karya Tunai (PKT), sebuah langkah strategis untuk memberdayakan ekonomi lokal.

Proyek yang tampak sedang berjalan aktif dalam foto tersebut menunjukkan warga desa bahu-membahu mengolah material tanah. Pelaksanaan PKT ini mengacu pada peraturan yang berlaku, yaitu berdasarkan Permendes PDTT Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025, di mana pembangunan berbasis Padat Karya Tunai dan penggunaan bahan baku lokal menjadi salah satu fokus utama.

Kepala Desa Sawang Laut menyatakan bahwa program PKT ini berhasil menyerap 15 orang tenaga kerja dari kalangan warga desa yang tergolong setengah menganggur dan kurang mampu. Selain bertujuan untuk memperkuat infrastruktur desa, aspek paling krusial dari program ini adalah dampak sosial-ekonominya.

“Pembangunan TPT dan penimbunan ini penting untuk menjaga kestabilan lingkungan dan meningkatkan fasilitas desa. Namun, yang lebih kami prioritaskan adalah bagaimana kegiatan ini dapat langsung menyentuh masyarakat. Dengan mempekerjakan 15 warga kami melalui skema Padat Karya Tunai, kami berharap ada perputaran uang yang signifikan di desa, yang pada akhirnya akan membantu peningkatan ekonomi keluarga para pekerja,” ujarnya.

Kegiatan pembangunan TPT dan penimbunan ini diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat ganda: memperkuat fisik desa sekaligus meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat Desa Sawang Laut. Langkah Pemerintah Desa Sawang Laut ini menjadi contoh nyata implementasi Dana Desa yang fokus pada pembangunan infrastruktur sekaligus pemberdayaan sumber daya manusia lokal.

Share: